Skip to content
Home » Warna Kabel CDI Mio Lama: Mengenal Lebih Jauh Sistem Pengapian Motor

Warna Kabel CDI Mio Lama: Mengenal Lebih Jauh Sistem Pengapian Motor

Apakah Anda pernah mengalami kendala saat mengganti kabel CDI pada motor Yamaha Mio lama Anda? Salah satu hal penting dalam penggantian kabel CDI adalah mengetahui warna kabel yang sesuai dengan rangkaian sistem pengapian motor Anda. Pada artikel ini, saya akan membahas lebih dalam mengenai warna kabel CDI pada motor Yamaha Mio lama.

Mengenal Sistem Pengapian pada Motor

Sebelum kita membahas lebih jauh mengenai warna kabel CDI pada motor Yamaha Mio lama, mari kita kenali sistem pengapian pada motor terlebih dahulu. Sistem pengapian pada motor terdiri dari beberapa komponen penting, seperti aki, koil, kabel busi, busi, dan CDI (Capacitor Discharge Ignition).

CDI menjadi salah satu komponen penting dalam sistem pengapian motor. Fungsi utama dari CDI adalah untuk mengontrol waktu pengapian pada busi. Dengan kata lain, CDI akan mengontrol arus listrik yang diperlukan untuk membuat busi melepas spark atau api.

Mengenal Warna Kabel CDI pada Motor Yamaha Mio Lama

Setiap motor memiliki warna kabel CDI yang berbeda-beda, tergantung jenis dan merek motor tersebut. Pada motor Yamaha Mio lama, terdapat tiga warna kabel CDI yang perlu diketahui, yaitu:

  1. Kabel merah
  2. Kabel hitam
  3. Kabel hijau

Masing-masing warna kabel memiliki fungsi yang berbeda-beda dalam rangkaian sistem pengapian pada motor Yamaha Mio lama. Berikut penjelasan lebih detail mengenai warna kabel CDI pada motor Yamaha Mio lama:

1. Kabel Merah

Kabel Merah pada motor Yamaha Mio lama terhubung dengan sumber listrik positif dari aki. Kabel ini mampu menyalurkan listrik ke koil, sehingga koil dapat menghasilkan dan menguatkan arus listrik yang nantinya akan diteruskan ke busi melalui kabel busi.

BACA JUGA:   Perbedaan Antara SATA dan ATA

2. Kabel Hitam

Kabel Hitam pada motor Yamaha Mio lama berfungsi untuk mengontrol arus listrik yang keluar dari koil. Kabel ini bertugas untuk mematikan arus listrik pada koil ketika busi telah menghasilkan spark.

3. Kabel Hijau

Kabel Hijau pada motor Yamaha Mio lama berfungsi sebagai penghubung antara CDI dan pulser. Singkatnya, kabel ini bertugas untuk membaca putaran mesin dan memberikan informasi ke CDI agar dapat mengontrol waktu pengapian pada busi.

Kesimpulan

Dari penjelasan di atas, dapat disimpulkan bahwa warna kabel CDI pada motor Yamaha Mio lama memiliki fungsi yang berbeda-beda dalam rangkaian sistem pengapian pada motor. Kabel Merah bertugas sebagai sumber listrik dari aki dan menyalurkannya ke koil, Kabel Hitam bertugas untuk mematikan arus listrik pada koil setelah busi menghasilkan spark, dan Kabel Hijau bertugas sebagai penghubung antara CDI dan pulser.

Jika Anda mengalami kendala pada warna kabel CDI pada motor Yamaha Mio lama Anda, sebaiknya berkonsultasi dengan mekanik terpercaya. Dengan mengetahui warna kabel CDI yang tepat, Anda dapat mengganti kabel CDI dengan lebih mudah dan membuat sistem pengapian pada motor Yamaha Mio lama Anda dapat berjalan dengan optimal.