Skip to content
Home ยป Rangkaian Pengapian Jupiter Z Tanpa Aki: Tambah Power Mesin dan Hemat Bahan Bakar

Rangkaian Pengapian Jupiter Z Tanpa Aki: Tambah Power Mesin dan Hemat Bahan Bakar

Apakah Anda pernah merasa mesin sepeda motor Jupiter Z Anda kurang bertenaga dan boros bahan bakar? Salah satu solusinya adalah dengan memodifikasi sistem pengapian dengan rangkaian pengapian Jupiter Z tanpa aki. Modifikasi ini dapat meningkatkan power mesin serta menghemat penggunaan bahan bakar.

Apa Itu Rangkaian Pengapian Jupiter Z Tanpa Aki?

Rangkaian pengapian Jupiter Z tanpa aki merupakan modifikasi sistem pengapian Jupiter Z yang menghilangkan penggunaan aki pada rangkaian pengapian. Dalam sistem pengapian konvensional, aki digunakan sebagai sumber energi untuk menghasilkan percikan api pada busi. Namun, dengan adanya rangkaian pengapian Jupiter Z tanpa aki, penggunaan aki bisa dikurangi bahkan dihilangkan.

Rangkaian pengapian Jupiter Z tanpa aki terdiri dari beberapa komponen seperti CDI (Capacitor Discharge Ignition), coil, stator, dan regulator/rectifier. CDI berfungsi untuk menghasilkan pulsa listrik yang digunakan untuk menghubungkan coil dan busi. Coil berfungsi untuk menambahkan tegangan pada listrik sehingga dapat menghasilkan percikan lebih kuat pada busi. Stator berfungsi untuk menghasilkan listrik saat mesin berputar.

Regulator/rectifier berfungsi untuk mengatur arus listrik yang masuk ke sistem pengapian serta mengubah arus bolak-balik menjadi arus searah. Komponen-komponen tersebut saling terintegrasi dan diatur oleh rangkaian kelistrikan.

Manfaat Rangkaian Pengapian Jupiter Z Tanpa Aki

Rangkaian pengapian Jupiter Z tanpa aki memiliki beberapa manfaat, di antaranya:

Tambah Power Mesin

Dengan adanya rangkaian pengapian Jupiter Z tanpa aki, power mesin dapat meningkat sebesar 10-20%. Hal tersebut dikarenakan rangkaian pengapian Jupiter Z konvensional sering terjadi kendala pada saat putaran mesin tinggi. Sedangkan rangkaian pengapian Jupiter Z tanpa aki dapat mengatasi kendala tersebut sehingga putaran mesin dapat lebih optimal.

BACA JUGA:   Setel Kopling Supra: Panduan Lengkap Bagi Para Pecinta Otomotif

Hemat Bahan Bakar

Dalam sistem pengapian Jupiter Z konvensional, aki sering terkena beban yang berat sehingga konsumsi bahan bakar menjadi tidak efisien. Dalam rangkaian pengapian Jupiter Z tanpa aki, konsumsi bahan bakar dapat lebih hemat karena tidak menggunakan aki.

Lebih Tahan Lama

Rangkaian pengapian Jupiter Z tanpa aki memiliki tingkat keawetan yang lebih tinggi dibandingkan dengan sistem pengapian konvensional yang menggunakan aki. Hal ini disebabkan karena tidak adanya perubahan antara daya aki yang dihasilkan dengan tegangan pada komponen lainnya.

Harga Lebih Terjangkau

Harga rangkaian pengapian Jupiter Z tanpa aki lebih terjangkau dibandingkan dengan harga rangkaian pengapian Jupiter Z konvensional. Hal tersebut dikarenakan rangkaian pengapian Jupiter Z tanpa aki tidak memerlukan komponen tambahan yang mahal seperti aki.

Cara Memasang Rangkaian Pengapian Jupiter Z Tanpa Aki

Pemasangan rangkaian pengapian Jupiter Z tanpa aki dapat dilakukan dengan prosedur sebagai berikut:

  1. Lepaskan rangkaian pengapian Jupiter Z konvensional.
  2. Pasang CDI, coil, stator, dan regulator/rectifier pada mesin Jupiter Z.
  3. Hubungkan CDI dengan coil menggunakan kabel yang disediakan.
  4. Hubungkan coil dengan busi menggunakan kabel high tension.
  5. Hubungkan stator dengan regulator/rectifier menggunakan kabel yang disediakan.

Pastikan rangkaian kelistrikan terpasang dengan baik dan rapi sehingga mesin Jupiter Z dapat berjalan secara optimal.

Kesimpulan

Rangkaian pengapian Jupiter Z tanpa aki merupakan solusi yang tepat bagi Anda yang ingin meningkatkan power mesin serta menghemat penggunaan bahan bakar. Rangkaian pengapian Jupiter Z tanpa aki sangat cocok untuk digunakan pada kegiatan balapan atau touring karena dapat meningkatkan performa mesin Jupiter Z Anda. Dalam pemasangan rangkaian pengapian Jupiter Z tanpa aki, pastikan menggunakan komponen berkualitas agar rangkaian kelistrikan dapat berjalan secara optimal.