Skip to content
Home » Pengapian Total Loss: Solusi untuk Masalah Pada Mobil

Pengapian Total Loss: Solusi untuk Masalah Pada Mobil

Pengapian total loss atau dikenal juga dengan sebutan pengapian konvensional adalah salah satu sistem pengapian yang umum digunakan pada kendaraan yang sudah cukup tua. Namun, meski umurnya sudah cukup lama, pengapian total loss tetap memiliki fungsi penting dalam kendaraan. Pada artikel ini, kita akan membahas apa itu pengapian total loss, cara kerjanya, serta cara memperbaiki masalah yang terjadi.

Apa itu pengapian total loss?

Pengapian total loss merupakan sistem pengapian yang menggunakan magneto untuk menghasilkan listrik. Sistem ini tidak memerlukan tenaga dari baterai untuk memulai pembakaran di dalam mesin. Daripada menggunakan satu set koil dan pembagi tegangan (distributor), sistem ini mengandalkan magneto untuk menghasilkan tegangan listrik yang dibutuhkan.

Namun, karena sistem ini tidak menggunakan baterai, pengapian total loss tidak memiliki catu daya cadangan. Ini berarti bahwa jika magneto tidak berfungsi, mesin tidak akan bisa distart. Selain itu, sistem ini juga cenderung lebih sulit untuk diatur dan memerlukan penyetelan yang lebih sering.

Cara kerja pengapian total loss

Sistem pengapian total loss bekerja dengan menghasilkan listrik melalui magneto yang terhubung ke poros engkol. Setiap kali poros engkol berputar, magneto akan menghasilkan listrik dan mengirimkan listrik tersebut ke busi melalui kabel pengapian.

Karena sistem ini tidak menggunakan baterai, energi listrik hanya tersedia ketika mesin berjalan, sehingga membuat sistem ini kurang andal bagi kendaraan yang sering digunakan pada jarak pendek.

Cara memperbaiki masalah pada pengapian total loss

Jika kendaraan Anda mengalami masalah pada sistem pengapian total loss, seperti mesin mati atau sulit dihidupkan, maka beberapa hal dapat dilakukan untuk memperbaikinya. Beberapa solusi yang dapat dilakukan antara lain:

  1. Memeriksa kabel pengapian
BACA JUGA:   Cara Mengatasi Kode 12 Aerox

Kabel pengapian yang buruk atau aus dapat menyebabkan masalah pada sistem pengapian total loss. Pastikan untuk memeriksa kabel pengapian dan menggantikannya jika diperlukan.

  1. Menyetel magneto

Sistem pengapian total loss memerlukan penyetelan yang lebih sering. Pastikan magneto pada kendaraan Anda disetel dengan benar dan bekerja dengan baik.

  1. Membersihkan komponen

Komponen seperti poros engkol, magneto, dan busi dapat kotor dan berdebu, yang dapat menurunkan kinerjanya. Pastikan untuk membersihkan komponen ini secara teratur untuk menjaga performa yang maksimal.

  1. Memperbarui sistem pengapian

Jika kendaraan Anda sering mengalami masalah pada sistem pengapian total loss, maka memperbarui sistem pengapian menjadi opsi yang bisa dipertimbangkan. Sistem pengapian modern memiliki kinerja yang lebih andal dan lebih mudah untuk diatur.

Kesimpulan

Pengapian total loss adalah sistem pengapian yang umum digunakan pada kendaraan yang cukup tua. Meski sistem pengapian ini kurang andal pada jarak pendek, namun sistem pengapian ini masih memiliki peran penting di dalam kendaraan. Untuk memperbaiki masalah yang terjadi pada sistem pengapian total loss, pastikan untuk memeriksa kabel pengapian, menyetel magneto, membersihkan komponen, atau memperbarui sistem pengapian.

Dengan mengetahui cara kerja dan cara memperbaikinya, Anda dapat mengetahui cara menjaga sistem pengapian total loss pada kendaraan Anda.