Skip to content
Home » Cara Menghitung CC Motor Jupiter Z

Cara Menghitung CC Motor Jupiter Z

Motor Jupiter Z adalah salah satu jenis motor yang popular di Indonesia. Motor ini memang memiliki desain yang sporty dan tangguh sehingga sangat diminati oleh para penggemar motor di tanah air.

Salah satu hal yang perlu diketahui dalam memilih motor Jupiter Z adalah kapasitas mesinnya, atau disebut juga dengan CC (Cylinder Capacity) motor. CC pada motor adalah volume total ruang silinder mesin yang dikalikan dengan banyaknya silinder. Semakin besar kapasitas mesin yang dimiliki, semakin besar pula tenaga yang dihasilkan.

Cara menghitung CC motor Jupiter Z sendiri sebenarnya cukup sederhana, namun perlu melakukan beberapa pengukuran dan perhitungan matematis.

Persiapan

Sebelum melakukan penghitungan, ada beberapa perlengkapan atau alat yang perlu disiapkan, yaitu:

  • Kertas dan pensil
  • Penggaris
  • Alat ukur diameter piston dan langkah piston
  • Kalkulator

Setelah semua persiapan sudah disiapkan, kita bisa langsung mengikuti langkah-langkah berikut.

Langkah 1: Ukur Diameter Piston

Langkah pertama yang perlu dilakukan adalah mengukur diameter piston. Ukur diameter piston bagian dalam dengan alat ukur yang sudah disediakan. Perhatikan agar pengukuran dilakukan di pusat piston untuk memperoleh hasil yang lebih akurat.

Langkah 2: Ukur Langkah Piston

Setelah mengukur diameter piston, langkah berikutnya adalah mengukur langkah piston. Langkah piston adalah jarak antara titik mati atas (TMA) hingga titik mati bawah (TMB).

Langkah 3: Hitung Volume Silinder

Setelah mendapat nilai diameter piston dan langkah piston, kini waktunya untuk menghitung volume silinder. Berikut adalah rumus untuk menghitung volume silinder:

Volume Silinder = π/4 x (diameter piston dalam cm)^2 x langkah piston dalam cm

Dalam rumus di atas, π merupakan konstanta yang bernilai sekitar 3.14.

BACA JUGA:   Tempat Bobok Knalpot Terdekat di Indonesia

Langkah 4: Hitung Volume Total Mesin

Setelah mengetahui volume silinder, langkah terakhir adalah menghitung volume total mesin. Caranya adalah dengan mengalikan volume silinder dengan jumlah silinder yang dimiliki oleh motor Jupiter Z.

Sebagai contoh, jika diameter piston Jupiter Z adalah 50mm dengan langkah 45mm dan jumlah silinder adalah 1, maka volume silindernya adalah:

Volume Silinder = π/4 x (5 cm)^2 x 4.5 cm = 88.36 cc

Sedangkan untuk menghitung volume total mesin Jupiter Z dengan 1 silinder, kita cukup mengalikan volume silinder dengan jumlah silinder, yaitu:

Volume Total Mesin = 88.36 cc x 1 = 88.36 cc

Sehingga dapat disimpulkan bahwa kapasitas mesin Jupiter Z dengan 1 silinder adalah 88.36 cc.

Kesimpulan

Dalam memilih motor Jupiter Z, perlu mempertimbangkan kapasitas mesin yang dimilikinya. Cara menghitung CC motor Jupiter Z sendiri sebenarnya cukup sederhana dengan mengukur diameter piston, langkah piston, dan menggunakan rumus yang sudah dijelaskan di atas.

Dengan mengetahui kapasitas mesin yang dimiliki, kita dapat memilih motor Jupiter Z yang tepat dan sesuai dengan kebutuhan kita. Semoga artikel ini bermanfaat bagi Anda, terutama bagi para penggemar otomotif di Indonesia.