Skip to content
Home » Cara Hitung Cc Motor Bore Up

Cara Hitung Cc Motor Bore Up

Motor adalah alat transportasi yang sangat populer di Indonesia. Baik dipakai di kota maupun di desa, motor menjadi andalan bagi banyak orang. Demi menambah performa motor, banyak yang melakukan bore up. Namun, bagaimana cara hitung cc motor bore up? Simak penjelasannya di bawah ini.

Apa Bore Up?

Sebelum membahas cara menghitung cc motor bore up, mari kita pahami dulu apa itu bore up. Bore up adalah teknik meningkatkan kapasitas mesin motor dengan cara memperbesar diameter silinder dan piston. Dengan memperbesar ukuran silinder dan piston, volume bakar dalam ruang bakar mesin menjadi lebih besar sehingga meningkatkan tenaga dan torsi motor.

Cara Hitung Cc Motor Bore Up

Pertama-tama, kita harus mengetahui ukuran diameter silinder motor yang akan dibore up. Misalkan diameter silinder awal motor adalah 50 mm. Kemudian, kita harus mengetahui ukuran diameter piston yang akan digunakan setelah dibore up. Misalkan diameter piston baru adalah 54 mm.

Untuk menghitung cc motor bore up, kita perlu menghitung volume silinder mesin. Caranya adalah dengan menggunakan rumus π x (r x r) x t, di mana r adalah jari-jari silinder (setengah dari diameter) dan t adalah tinggi silinder. Jadi, volume silinder awal motor adalah π x (25 x 25) x 50 = 98.175 mm³.

Lalu, kita hitung volume silinder setelah dibore up. Dengan ukuran diameter piston baru 54 mm, maka jari-jari piston adalah 27 mm (setengah dari diameter). Kita asumsikan tinggi silinder tetap sama. Rumusnya adalah π x (27 x 27) x 50 = 114.413,75 mm³.

Terakhir, untuk menghitung cc motor bore up, kita hitung selisih volume silinder awal dan volume silinder baru. Jadi, cc motor bore up adalah (114.413,75 – 98.175) / 1000 = 16,23875 cc atau 16,24 cc.

BACA JUGA:   Mengenal Paking Knalpot NMAX

Kesimpulan

Bore up adalah cara yang populer untuk meningkatkan performa motor. Menghitung cc motor bore up bisa dilakukan dengan menghitung volume silinder mesin motor. Volume silinder mesin motor dihitung menggunakan rumus π x (r x r) x t. Dalam perhitungan cc motor bore up, cukup menghitung selisih volume silinder awal dan volume silinder baru setelah dibore up.

Ingat, melakukan bore up membutuhkan pengetahuan dan keterampilan yang cukup. Oleh karena itu, pastikan untuk mempercayakan bore up motor Anda kepada ahlinya!